Langsung ke konten utama

Letter to Mimi

Assalamualaikum, hello there mimi.... :)

Setahun lalu, masih teringat dalam bayang pikiran dan kenangan adek, ketika adek dan bapak harus bolak-balik Lampung-Surabaya, setiap akhir pekan untuk menemanimu mi. Bapak harus mengambil cuti, dan adek harus izin setiap jumat agar bisa bertemu denganmu mi. Mimi yang jenuh harus bolak-balik masuk rumah sakit yang bagimu itu sebuah penjara, bolak-balik cek kesehatan dan harus rutin meminum obat yang jumlahnya lebih dari satu. Mimi dijaga, ditemani, dirawat oleh dua jagoan mimi selama mimi sakit dan ketika tidak ada adek juga Bapak.

Waktu berjalan dengan cepat ya mi. Sekarang mimi sudah jauh bahagia di atas sana, menemukan tempat terindah yang paling indah, yang semuanya serba ada. Tanpa harus merasakan kesakitan lagi, kepedihan lagi :)

Mi, maafin adek....
Maafin adek....
Maafin adek....

Selama mimi masih bersama adek, adek selalu membangkang, tidak mengikuti perintah mimi, membohongi mimi, melukai hatimu mi, berbicara kasar, tidak mau mendengar nasihat dan pesan mimi, tidak membantumu mi hingga mimi kelelahan.

Adek belum bisa membahagiakan mimi. Walaupun mimi rasa adek pernah membahagiakan mimi, tapi itu tidak bisa dibandingkan dengan kebahagiaan dan pengorbanan yang mimi berikan kepada adek.

Adek pernah berprasangka 'anak kecil' yang buruk terhadap mimi. Dulu adek bilang bahwa adek bukan anak mimi, hanya karena adek merasa adek tidak disayang oleh mimi. Hehe mimi inget kan? Adek terlalu bodoh ya mi, adek masih terlalu anak-anak mi, adek kira itu hanya untuk bercanda, eh ternyata adek salah, mimi sangat sakit hati mendengar itu :') adek menyesal mi....

Maafin adek ya mi...
Selama mimi tidak menemani adek lagi, prestasi adek semakin turun. Adek down mi. Adek membuat mimi pastinya kecewa dengan adek. Tapi adek selalu berusaha setiap harinya agar mimi selalu bahagia di sana. Karena adek yakin, mimi sealu melihat adek dimanapun adek berada ya mii... :)

Adek selalu berdoa sama Allah. Ketika sehabis solat, sebelum tidur, dan ketika adek teringat mimi. Adek selalu berdoa agar mimi ditempatkan ditempat yang terindah di surgaNya, agar kita bisa berkumpul bersatu lagi ya mi :)

Adek selaluingat pesan mimi. Jujur, saling menyayangi, dan rukun. Baik kepada orang walaupun orang itu jahat kepada kita.

Mi...
Tidak ada kata yang dapat mengungkapkan kerinduan adek pada mimi...
Adek sangat rindu kangen sekali denganmu mi..

Your little  princess.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Salam dariku jiwa yang bernyawa penuh dosa Ini hanya sajak yang tak bermakna Kucurahkan hanya untuk menghapus lara Menyampaikan yang tak dapat dirangkai kata dalam bicara Maafkan Daku yang hadir tanpa sengaja Membungkus harap dan memberinya Lalu pergi entah kemana Bukan kuingin sengaja melakukannya Hanya saja Tuhan mengatur takdir kita Untuk berjumpa lalu tiada Semua semata atas skenarionya Sekali lagi maafkan jiwa yang bernyawa penuh dosa ini Sungguh kutak sanggup lagi Semoga kelak kita dipertemukan Bukan untuk disatukan

Kemenangan Awal Dari Perjuangan

Guys..... Assalamualaikum.... Then two days yang udah buat gue deg-degan sudah berlalu... Dimulai dari Senin (8/9). That was the first time of my life I would to debate in front of the 'formal' people. Deg-degan? BANGET. Maybe I'm too over nervous. "I'm out of control", gak tau kemarin itu ngomong apa, gemeteran bgt pas ngomong, fyi, I gak ada bahan buat debat. Ready not ready, I might be ready! Pake gaya stay cool yang udah diajarin aim, then alhamdulillah berhasil :') Walopun pada akhirnya yg banyak berbicara Kak Gayil, -Sang Presos, Presiden Osis- kita, dan gue kebanyakan diem cuma ngebantu, but yaaa tetep aja gue nervous pake banget banget....omg Di depan sudah ada tiga orang panelis dari dewan guru (Miss July, Mr. Kamsuri, then Mr. Sunaryo) dan Sang Moderator, Mr. Hernawan. Yaaaa pertanyaannya memang seputaran visi dan misi, gak jauh-jauh memang dari situ :') Next day... Today... adalah hari dimana diadakannya pemilu Presiden dan Wakil ...

Penggemar Rahasia

By : Rayendap Aku adalah Riana . Umurku 17 tahun dan aku sekarang duduk di bangku SMA 2 Semarang. Aku hobi membuat novel, terkadang novelku disebar oleh salah satu media cetak dan ternyata novelku banyak disukai oleh kalangan muda. ***             Sore hari saat aku meras a jenuh berada di rumah, aku memutuskan untuk pergi ber jalan-jalan sejenak ke taman. Saat aku ingin menduduki salah satu bangku taman, aku melihat sepucuk surat di dalam amplop yang berwarna hijau muda. Saat ku lihat amplop itu, ternyata di amplop tersebut tertera namaku dengan jelas. Lalu a ku buka perlahan amplop tersebut dan aku baca isi lembaran yang ada di dalam amplop hijau muda itu . Ternyata surat itu dari salah satu penggemar ku, dan surat itu berisi :                            ...